Minggu, 17 Agustus 2014

Pengertian Pasar Persaingan Monopolistik


Model pasar persaingan monopolistis dibandingkan dengan model pasar persaingan sempurna atau monopoli relative masih baru. Model ini baru diperkenalkan untuk pertama kalinya pada tahun 1930-an oleh E. Chamberlin dan Joan Robinson. Model ini dirumuskan atas dasar adanya ketidakpuasan terhadap model pasar persaingan sempurna yang anggapan-anggapan dasarnya dirasa kurang realistis (seperti anggapan jenis produk yang homogen).

Pasar persaingan monopolistik menurut model Chamberlin didasarkan pada beberapa anggapan dasar, yaitu:
a. Di pasar terdapat banyak penjual dan pembeli.

b. Produk yang dihasilkan produsen bersifat dibedakan (diusahakan mempunyai ciri-ciri yang berbeda-beda antara produk yang satu dengan yang lain), tetapi diantaranya mempunyai kemampuan untuk saling mengganti cukup besar.

c. Di pasar ada kebebasan bagi perusahaan untuk masuk dan keluar pasar.

d. Produsen selalu berusaha memaksimalkan keuntungan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

e. Harga-harga faktor produksi dan tingkat teknologi tertentu.

f. Perilaku produsen dianggap tertentu setelah ia mengetahui bentuk permintaan dan ongkos produksi dari usahanya.

g. Jangka panjang dianggap terdiri dari beberapa periode jangka pendek yang identik, yang masing-masing bebas (independent) antara satu dengan yang lain, dalam arti bukan keputusan yang diambil produsen dalam satu periode jangka pendek tertentu tidak mempengaruhi keputusan yang akan diambilnya untuk periode-periode yang lain. Keputusan optimal yang diambil dalam satu periode tertentu adalah juga keputusan yang optimal bagi periode yang lain.



h. Kurva permintaan dan juga kurva ongkos produksi dianggap sama untuk semua produsen yang ada di kelompok itu. (Anggapan ini tidak muncul pada pasar persaingan sempurna maupun pasar monopoli).


Top