Sabtu, 21 Oktober 2017

Team Volly HIMAKA Latihan Bersama UBV UNITRI

Team Volly HIMAKA Latihan Bersama UBV UNITRI

Kamis, 19 Oktober 2017

Ide Pokok Beserta Isi Makalah Akuntansi Keuangan Lanjutan 1

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

             Perusahaan harus menyusun laporan arus kas sesuai dengan persyaratan dalam pernyataan ini dan harus menyajikan laporan tersebut sebagai bagian yang tak terpisahkan (integral) dari laporan keuangan untuk setiap periode penyajian laporan keuangan. Para pemakai laporan ingin mengetahui bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan kas dan setara kas. Hal tersebut bersifat umum dan tidak tergantung pada aktivitas perusahaan serta apakah kas dapat dipandang sebagai produk perusahaan, seperti yang berlaku di lembaga keuangan. Pada dasarnya perusahaan memerlukan kas dengan alasan yang sama meskipun terdapat perbedaan dalam aktivitas penghasil pendapatan utama (revenue-producing activities). Perusahaan membutuhkan kas untuk melaksanakan usaha, melunasi kewajiban, dan membagikan deviden kepada para investor. Pernyataan ini mewajibkan semua perusahaan menyajikan laporan arus kas.

B. RUMUSAN MASALAH

       1. Bagaimana penyajian laporan arus kas yang benar setalah direvisi?
       2. Apa dan bagaimana aktivitas operasi itu?
       3. Apa dan bagaimana aktivitas investasi itu?
       4. Apa dan bagaimana aktivitas pendanaan itu?
       5. Bagaimana pelaporan arus kas ditinjau dari aktivitas operasi, investasi, maupun pendanaan?
       6. Pelaporan arus kas atas dasar arus kas bersih

C. TUJUAN

          Informasi tentang arus kas suatu perusahaan berguna bagi para pemakaian laporan keuangan sebagai dasar untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas dan setara kas dan menilai kebutuhan perusahaan untuk menggunakan arus kas tersebut. Dalam proses pengambilan keputusan ekonomi, para pemakai perlu melakukan evaluasi terhadap kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas dan setara kas serta kepastian perolehannya.
Tujuan pernyataan ini adalah memberi informasi historis mengenai perubahan kas dan setara kas dari suatu perusahaan melalui laporan arus kas yang mengklasifikan arus kas berdasarkan aktivitas operasi, investasi maupun pendanaan (financing) selama  satu periode akuntansi.


BAB II

PEMBAHASAN 

A. PENYAJIAN LAPORAN ARUS KAS

           Laporan arus kas harus melaporkan arus kas selama periode tertentu dan diklasifikasi menurut aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Perusahaan menyajikan arus kas dari aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dengan cara yang paling sesuai dengan bisnis perusahaan tersebut. Klasifikasi menurut aktivitas memberikan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan untuk menilai pengaruh aktivitas tersebut terhadap posisi keuangan perusahaan serta terhadap jumlah kas dan setara kas. Informasi tersebut dapat juga digunakan untuk mengevaluasi hubungan di antara ketiga aktivitas tersebut. Suatu transaksi tertentu dapat meliputi arus kas yang diklasifikasikan ke dalam lebih dari satu aktivitas. Sebagai contoh, jika pelunasan pinjaman bank meliputi pokok pinjaman dan bunga, maka bunga merupakan unsur yang dapat diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi dan pokok pinjaman merupakan unsur yang diklasifikasikan sebagai aktivitas pendanaan.

B. AKTIVITAS OPERASI

       Jumlah arus kas yang berasal dari aktivitas operasi merupakan indikator yang menentukan apakah dari operasinya perusahaan dapat menghasilkan arus kas yang cukup untuk melunasi pinjaman, memelihara kemampuan operasi perusahaan, membayar deviden dan melakuakan investasi baru tanpa mengandalkan pada sumber pendanaan dari luar. Informasi mengenai unsur tertentu arus kas historis bersama dengan informasi lain, berguna dalam memprediksikan arus kas operasi masa depan. Arus kas dari aktivitas operasi terutama diperoleh dari aktivasi penghasilan utama pendapatan perusahaan. Oleh karena itu, arus kas tersebut pada umumnya berasal dari transaksi dan peristiwa lain yang mempengaruhi penetapan laba atau rugi bersih. Beberapa contoh arus kas dari aktivitas operasi adalah: 
  •  Penerimaan kas dari penjualan barang dan jasa
  •  Penerimaan kas dari royalti, fees, komisi dan pendapatan lain
  •  Pembayaran kas kepada karyawan 
  •  Pemerimaan dan pembayaran kas oleh perusahaan suransi sehubungan dengan premi, klaim, anuitas dan manfaat asuransi lainnya
  • Pembayaran kas atau pemerimaan kembali (restitusi) pajak penghasilan kecuali jika dapat diidentifikasikan secara khusus sebagai bagian dari aktivitas pendanaan dan investasi
  • Penerimaan dan pembayaran kas dari kontrak yang diadakan untuk tujuan transaksi usaha dan perdagangan.

       Beberapa transaksi, seperti penjualan peralatan pabrik, dapat menimbulkan keuntungan atau kerugian yang dimasukkan dalam perhitungan laba atau rugi bersih. Arus kas yang menyangkut transaksi semacam itu merupakan arus kas dari aktivaitas investasi. Perusahaan sekuritas dapat memiliki sekuritas untuk diperdagangkan sehingga sama dengan persediaan yang dibeli untuk dijual kembali. Karenanya, arus kas yang berasal dari pembelian dan penjualan dalam transaksi atau perdagangan sekuritas tersebut diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi. Sama halnya dengan pemberian kredit oleh lembaga keuangan juga harus diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi, karena berkaitan dengan aktivasi penghasil utama pendapatan lembaga keuangan tersebut. Penerimaan dan pembayaran kas dari kontrak yang diadakan untuk tujuan transaksi usaha dan perdagangan.


C. AKTIVITAS INVESTASI

         Pengungkapan terpisah arus kas yang berasal dari aktivitas investasi perlu dilakukan sebab arus kas tersebut mencerminkan pemerimaan dan pengeluaran kas sehubungan dengan sumber daya yang bertujuan untuk menghasilakan pendapatan dan arus kas masa depan. Beberapa contoh arus kas yang berasal dari aktivitas investasi adalah :
  1. Pembayaran kas untuk membeli aktiva tetap, aktiva tak berwujud, dan aktiva jangka panjang, termasuk biaya pengembangan yang dikapitalisasi dan aktiva tetap yang dibangun sendiri
  2. Pemerimaan kas dari penjualan tanah, bangunan dan peralatan, aktiva tak berwujud da aktiva jangka panjang
  3. Perolehan saham dan instumen keuangan perusahaan lain
  4. Uang muka dan pinjaman yang diberikan kepada pihak lain serta pelunasannya (kecuali yang dilakukan oleh lembaga keuangan)
  5. Pembayaran kas sehubungan dengan futures contracts, forward contracts, option contracts dan swap contracts kecuali apabila kontrak tersebut dilakukan untuk tujuan perdagangann(dealing or trading0, atau apabila pembayaran tersebut diklasifikasikan sebagai aktivitas pendanaan

        Jika suatu kontrak dimaksudkan untuk menangkal (hedge) suatu posisi yang dapat diidentifikasi, maka arus kaa dari kontrak tersebut diklasifikasikan dengan cara yang sama seperti arus kas dari posisi yang ditangkalnya.


D. AKTIVITAS PENDANAAN


       Pengungkapan terpisah arus kas yang timbul dari aktivitas pendanaan perlu dilakukan sebab berguna untuk memprediksi  klaim terhadap arus kas masa depan oleh para pemasok modal perusahaan. 
Beberapa contoh arus kas yang berasal dari aktivitas pendanaan adalah :
  • Penerimaan kas dari emisi saham atau instrumen modal lainnya
  • Pembayaran kas kepada para pemegang saham untuk menarik atau menebus saham perusahaan
  • Penerimaan kas dari emisi obligasi, pinjaman, wesel, hipotik dan pinjaman lainnya
  • Pelunasan pinjaman
  • Pembayaran kas oleh penyewaan guna usaha (lessee0 untuk mengurangi saldo kewajiban yang berkaitan dengan sewa guna usaha pembiayaan (finance lease).


E. PELAPORAN ARUS KAS DARI AKTIVITAS  OPERASI

        Perusahaan harus melaporkan arus kas dari aktivitas operasi dengan menggunakan salah satu dari metode berikut ini:
  • Metode langsung, dengan metode ini kelompok utama dari penerimaan kas bruto dan pengeluaran kas bruto diungkapkan 
  • Metode tidak langsung, dengan metode ini laba atau rugi bersih disesuaikan dengan mengoreksi pengaruh dari transaksi bukan kas, penangguhan (deferral) atau akrual dari penerimaan atau pembayaran kas untuk operasi dimasa lalu dan masa depan, dan unsur penghasilan atau beban yang berkaiatan dengan arus kas investasi atau pendanaan.
        Perusahaan dianjurkan untuk melaporkan arus kas dari aktivitas operasi dengan menggunakan metode langsung. Metode ini menghasilkan informasi yang berguna dalam mengestimasi arus kas masa depan yang tidak dapat dihasilakn dengan mwtode tidak langsung. Dengan metode langsung, informasi mengenai kelompok utama penerimaan kas bruto dan pengeluaran kas bruto dapat diperoleh baik :

a. dengan catatan akuntansi perusahaan
b. dengan menyesuaikan penjualan, beban pokok penjualan dan pos-pos lain dalam laporan laba rugi untuk :
  1.  Perubahan persediaan, piutang usaha, dan hutang usaha selama periode berjalan
  2.  Pos bukan kas lainnya
  3.  Pos lain yang berkaitan dengan arus kas investasi dan pendanaan.

   Dalam metode tidak langsung, arus kas bersih dari aktivitas operasi ditentukan dengan menyesuaikan laba atau rugi bersih dari pengaruh :
  1. Perubahan persediaan dan piutang usaha serta hutang usaha selamaperiode berjalan
  2. Pos bukan kas seperti penyusutan, penyisihan, pajak ditangguhkan, keuntungan dan kerugian valuta asing yang belum direalisasi, laba perusahaan asosiai yang belum dibagikan dan hak minoritas dalam laba/rugi konsolidasi
  3. Semua pos lain yang berkaitan dengan arus kas investasi atau pendanaan. sebagai alternatif, berdasarkan arus kas bersih dari aktivitas operasi dapat dilaporkan (tidak langsung) dengan menyajikan pendapatan dan beban yang diungkapkan dalam laporan laba rugi serta perubahan dalam persediaan, piutang usaha dan hutang usaha selama periode.


                                                         --SEMOGA BERMANFAAT--




















































Terima Kasih Kepada google.com , google.co.id , Bing , Yahoo
from HIMAKA UNITRI http://www.himakaunitri.com/2017/10/ide-pokok-beserta-isi-makalah-akuntansi.html
Terima Kasih Telah membaca Ide Pokok Beserta Isi Makalah Akuntansi Keuangan Lanjutan 1 pada blog kami Bangsa Jurnal , semoga bermanfaat bagi kita semua

Rabu, 18 Oktober 2017

DIKLAT Ruangan Mahasiswa Baru Akuntansi di GOR UNITRI. Dok
Malang, Jawa Timur, Indonesia - DIKLAT HIMAKA kepada mahasiswa baru Akuntansi tahun 2017, yang penyelenggaraannya meliputi dua aspek, yaitu DIKLAT Ruangan dan Lapangan. Pelaksanaan tersebut terlebih dahulu diawali dengan DIKLAT Ruangan pada hari Rabu, 27/09/2017 sampai dengan hari Jumat, 29/09/2017, yang bertempatkan di Gedung Olahraga (GOR) Universitas Tribhuwana Tunggadewi. Acara kegiatan tersebut meliputi, pembukaan, do’a dan sambutan-sambutan oleh ketua pelaksana, Badan Eksekutif Mahasiswa, Kabiro Kemahasiswaan serta Dekan Fakultas Ekonomi. Selain itu ada pula agenda Materi Pengenalan Keprofesian oleh Ibu Hera, selaku Ketua Komisariat IAI (Ikatan Akuntan Indonesia) Muda Komisariat Malang dan agenda Materi Motivasi Pendidikan, oleh Dr. Cakti Indra Gunawan, S.E.,M.M. serta acara yang tidak kalah menariknya yaitu MOU antara IAI Muda Komisariat Malang dan HIMAKA (Himpunan Mahasiswa Akuntansi), Univesitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. 
DIKLAT Lapangan Mahasiswa Baru Akuntansi
di Kebun Raya Purwodadi. Dok
Kemudian untuk selanjutnya, dilanjutkan kembali dengan DIKLAT Lapangan pada hari Rabu, 04/10/2017, yang bertempatkan di Kebun Raya Purwodadi, Malang. Adapun jumlah peserta mahasiswa baru akuntansi yang ikut serta dalam kegiatan tersebut kurang lebih dari 290 orang dan 42 orang dari pengurus yang selalu stay selama berlangsungnya kegiatan DIKLAT ruangan dan lapangan. Sekilas mengenai agenda acara tersebut meliputi keberangkatan menuju ketempat sasaran menggunakan Bus Pariwisata sebanyak 5 unit. Setelah tiba, lalu dilanjutkan dengan acara pengkondisian peserta, kemudian menjelajah tempat tersebut yang disepanjang jalannya terdapat beberapa post dari pengurus HMJ sebagai tempat istirahat peserta, game, serta memberikan pengarahan atau pun sedikit pengetahuan mengenai susunan kepengurusan dan lain sebagainya. Kemudian akhir dari kegiatan tersebut lalu diadakannya pengukuhan dan penutupan, dengan dipilihnya dua mahasiswa diantara 290 mahasiswa baru tersebut sebagai simbolis pengesahan mahasiswa baru akuntansi untuk menjadi anggota Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAKA). 
Ketua Umum HIMAKA dan Sekretaris Umum HIMAKA
memberikan simbolis pengukuhan peserta kepada anggota
HIMAKA yang baru. Dok
Dengan diadakannya DIKLAT ini harapan kami kepada seluruh peserta yang terlibat didalamnya adalah sesuai dengan tema kegiatan yaitu mengusung tentang “Meningkatkan Integritas Rasa Kekeluargaan, dan Akademisi Demi Progres Akuntansi yang Lebih Baik”. Hal ini bertujuan untuk menciptakan orang yang berintegritas berarti memiliki pribadi yang jujur dan memiliki karakter kuat maupun orang yang akademisi demi progres berarti manusia yang berpendidikan demi kemajuan program studi akuntansi pada umumnya. “Bravo HIMAKA....!!!”
Demikianlah yang dapat penulis sampaikan, mohon maaf atas keterlambatan penyajian berita ini, dikarenakan ada beberapa faktor penyebabnya. Terimakasih dan nantikan kabar berita dari kami dalam acara-acara berikutnya.


Terima Kasih Kepada google.com , google.co.id , Bing , Yahoo
from HIMAKA UNITRI http://www.himakaunitri.com/2017/10/diklat-ruangan-mahasiswa-baru-akuntansi.html
Terima Kasih Telah membaca pada blog kami Bangsa Jurnal , semoga bermanfaat bagi kita semua

Analisis Rasio Keuangan (MK. Analisis Laporan Keuangan)


Malang, Jawa Timur, Indonesia - Angka-angka yang ada didalam laporan keuangan menjadi kurang berarti jika hanya melihat satu sisi saja, dalam arti hanya dengan melihat apa adanya. Angka-angka tersebut akan menjadi lebih apabila dapat kita bandingkan antara satu komponen dengan komponen lainnya, dan caranya adalah dengan membandingkan angka-angka yang ada didalam laporan keuangan atau antar laporan keuangan. Setelah melakukan perbandingan, maka kita dapat menyimpulkan posisi keuangan suatu perusahaan untuk periode tertentu. Pada akhirnya kita dapat menilai kinerja manajemen dalam periode tersebut, perbandingan ini yang kita kenal dengan " Analisis Rasio Keuangan"

Pengertian Rasio Keuangan

Menurut James C Van Horne, Rasio keuangan adalah indeks yang menghubungkan dua angka akuntansi dan diperoleh dengan membagi satu angka dengan angka lainnya. Rasio keunagan digunakan untuk mengevaluasi kondisi keuangan dan kinerja perusahaan. Dari hasil rasio keuangan ini akan terlihat kondisi kesehatan perusahaan yang bersangkutan.

Jadi, rasio keuangan  adalah kegiatan membandingkan angka-angka yang ada dalam laporan keuangan dengan cara membagi satu angka dengan lainnya, perbandingan dapat dilakukan antara satu komponen dengan komponen dalam satu laporan keuangan atau antar komponen yang ada di antara laporan keuangan. Kemudian angka yang diperbandingkan dapat berupa angka-angka dalam satu periode maupun beberapa periode.

Kegunaan (Manfaat) rasio keuangan

  • Hasil rasio keuangan ini digunakan untuk menilai kinerja manajemen dalam suatu periode, apakah mencapai target yang telah ditetapkan.
  • Dapat menilai kemampuan manajemen dalam memberdayakan sumber daya perusahaan secara efektif
  • Dapat dijadikan sebagai evaluasi hal-hal yang perlu dilakukan ke depan agar manajemen dapat ditingkatkan atau dipertahankan sesuai dengan target perusahaan.
Dalam praktiknya, analisis rasio keuangan dapat suatu perusahaan dapat digolongkan menjadi sebagai berikut :
  1. Rasio Neraca adalah membandingkan angka-angka yang hanya bersumber dari neraca
  2. Rasio Laporan Laba Rugi adalah membandingkan angka-angka yang hanya bersumber dari laporan laba rugi.
  3. Rasio Antarlaporan adalah membandingkan angka-angka dari dua sumber (data campuran), baik yang ada di neraca maupun di laporan laba rugi.
Bentuk-Bentuk Rasio Keuangan
Dibawah ini adalah bentuk-bentuk rasio keuangan menurut para ahli keuangan, yaitu :

1. Menurut J. Fred Weston

a. Rasio Likuiditas (Liqyidity Ratio)
- Rasio Lancar (Current Ratio)
- Rasio Sangat Lancar ( Quick Ratio atau Acid Test Ratio )

b. Rasio Solvabilitas ( Leverage Ratio )
- Total utang dibandingkan dengan total aktiva atau rasio utang ( Debt Ratio )
- Jumlah kali perolehan bunga ( Times Interest Earned )
- Lingkup Biaya Tetap ( Fixed Charge Coverage )
- Lingkup Arus Kas ( Cash Flow Coverage )

c. Rasio Aktivity (Activity Ratio)
- Perputaran sediaan (Inventory Turn Over)
- Rata-rata jangka waktu penagihan / perputaran utang (Average Collection Period)
- Perputaran aktiva (Fixed Assets Turn Over)
- Perputaran Total Aktiva (Total Assets Turn Over)

d. Rasio Profitabilitas (Profitability Ratio)
- Margin laba penjualan (Profit Margin On Sales)
- Daya laba dasar (Basic Earning Power)
- Hasil Pengambilan total aktiva (Return On Total Assets)
-Hasil pengambilan ekuitas (Return On Total Equity)

e. Rasio pertumbuhan (Growth Ratio) adalah rasio yang menggambarkan kemampuan perusahaan mempertahankan posisi ekonominya di tengah pertumbuhan perekonomian dan sektor usahanya.
- Pertumbuhan Penjualan
- Pertumbuhan Laba Bersih
- Pertumbuhan Pendapatan Per-saham
- Pertumbuhan Dividen Per-saham

f. Rasio Penilaian (Valuation Ratio) adalah rasio yang memberikan ukuran kemampuan manajemen dalam menciptakan nilai pasar usahanya di atas biaya investasi.
- Rasio harga saham terhadap pendapatan
- Rasio nilai pasar saham terhadap nilai buku.

2. Menurut James C Van Horne, jenis rasio dibagi menjadi :

a. Rasio Likuiditas (Liquidity Ratio)
- Rasio Lancar (Current Ratio)
- Rasio sangat lancar (Quick Ratio Atau Acid Test Ratio)

b. Rasio Pengungkit (Leverage Ratio)
- Total Utang Terhadap Ekuitas
- Total Utang Terhadap Total Aktiva

c. Rasio Pencakupan (Coverage Ratio)
- Bunga Penutup

d. Rasio Aktivitas (Activity Ratio)
- Perputaran piutang (Receivable Turn Over)
- Rata-rata penagihan piutang (Average Collection Period)
- Perputaran Sediaan (Inventory Turn Over)
- Perputaran total aktiva (Total Assets Turn Over)

e. Rasio Profitabilitas (Profitability Ratio)
- Margin Laba Bersih
- Pengembalian investasi
- Pengambilan Ekuitas

3. Menurut Gerald, terhadap empat kategori rasio, yaitu :

  • Activity analysis, adalah evaluasi pendapatan dan out put secara umum dari aset perusahaan.
  • Liquidity analysis adalah keseimbangan sumber kas perusahaan
  • Long-Term Debt and Solvency Analysis
  • Provitability analysis.
Kemudian menurut Gerald Activity Analysis terdiri dari, seperti :
a. Short-term (operating) activity ratios
- Inventory turn over
- Average No. Days Inventory In Stock
- Receivables turn over
- Average No. Days receivable outstanding
- Payables turn over
- Average No. Days payable outstanding
- Working Capital turn over
b. Long-term (Invesment) activity ratios
- Fixed assets turn over
- Total assets turn over

4. Menurut James O Gill, jenis rasio keuangan terdiri dari sebagai berikut :

a. Rasio Likuiditas (Liquidity Ratio)
- Rasio Lancar (Current Ratio)
- Rasi perputaran kas
- Rasio utang terhadap kekayaan bersih

b. Rasio Profitabilitas (Profitability Ratio)
- Rasio laba bersih
- Tingkat laba atas penjualan
- Tingkat laba atas investasi

c. Rasio Efisiensi (Activity Ratio)
- Waktu pengumpulan piutang
- Perputaran sediaan (Inventory turn over)
- Rasio aktiva tetap terhadap nilai bersih (Total Assets turn over)
- Rasio perputaran investasi

Jadi, dari pengertian dan jenis rasio yang ada diatas, hampir semuanya sama dalam menggolongkan rasio keuangan. Jika terdapat perbedaan, hal itu tidak terlalu menajdi masalah, karena masing-masing ahli keuangan hanya berbeda dalam penempatan kelompok rasionya, akan tetapi esensi dari penilaian rasio keuangan tidak menjadi masalah.


Terima Kasih Kepada google.com , google.co.id , Bing , Yahoo
from HIMAKA UNITRI http://www.himakaunitri.com/2017/10/analisis-rasio-keuangan-mk-analisis.html
Terima Kasih Telah membaca Analisis Rasio Keuangan (MK. Analisis Laporan Keuangan) pada blog kami Bangsa Jurnal , semoga bermanfaat bagi kita semua

Senin, 16 Oktober 2017

Pertandingan Persahabatan Futsal Oleh Devisi Minat Bakat HIMAKA


Team Futsal Putri HIMAKA. dok.
Malang, Jawa Timur, Indonesia - Team Futsal dan pengurus beserta anggota  HIMAKA pada hari Jumat pagi, 13 oktober 2017 pukul 09.00-11.00 WIB, tepatnya di lapangan futsal Champions. Kembali lagi melakoni permainan cabang olahraga yang satu ini, karena kegiatan tersebut memang tidak pernah ditinggalkan setiap tahunnya. Dikarenakan hal ini juga merupakan bagian dari program kerja Divisi Minat Bakat. Tujuan dari diadakannya olahraga futsal ini merupakan salah satu cara untuk menciptakan solidaritas dan loyalitas antara pengurus dan seluruh anggota HIMAKA. Secara tidak disengaja, hal ini juga merupakan bentuk dari penyeleksian dan melihat bakat-bakat para pemain futsal oleh Divisi Minat Bakat, sehingga ketika adanya suatu tournament bisa dengan mudah memilih para pemain untuk bergabung di dalam team futsal HIMAKA nantinya.

Team Futsal Putra HIMAKA. dok.
  Adapun dalam jalannya pertandingan persahabataan tersebut, alhamdulillah dari awal sampai akhir berjalan dengan lancar, aman dan terkendali. Meskipun berakhir waktu pertandingan tersebut hampir mendekati waktunya ibadah sholat Jumat, bagi umat muslim dan ada pula waktu perkuliahan bagi teman-teman yang lain pada siang harinya. Setelah itu, disampaikan pula ucapan terimakasih yang tak terhingga dari Devisi Minat Bakat atas kerjasama para rekan-rekan pengurus dan anggota HIMAKA yang sudah memberikan antusias untuk berkenan hadir pada acaranya tersebut. Hal ini disampaikan setelah usainya waktu pertandingan para pemain (sedang istirahat).
Dengan diadakannya cara persahabatan yang sederhana ini harapan penulis, pengurus, dan kita semua yang berada diruang lingkup keluarga HIMAKA, semoga hubungan solidaritas, loyalitas dan intelektualitas kita selalu tetap terjaga sampai kapan pun. Tetap lestarikanlah kekompokkan kita semua dalam berbagai kegiatan dan momen apapun itu. “BRAVO HIMAKA....!!!”
Demikianlah yang dapat penulis sampaikan, mohon maaf atas keterlambatan penyajian berita ini, dikarenakan ada beberapa kendala yang tidak dapat dipungkiri. Terimakasih dan nantikan kabar berita dari kami dalam acara-acara berikutnya.

Salam Olah Raga....!!!



Terima Kasih Kepada google.com , google.co.id , Bing , Yahoo
from HIMAKA UNITRI http://www.himakaunitri.com/2017/10/pertandingan-persahabatan-futsal-oleh.html
Terima Kasih Telah membaca Pertandingan Persahabatan Futsal Oleh Devisi Minat Bakat HIMAKA pada blog kami Bangsa Jurnal , semoga bermanfaat bagi kita semua

Minggu, 15 Oktober 2017

Akuntansi Pajak (Pengertian, Fungsi, Tujuan, Teori, Peranan)


Malang, Jawa Timur, Indoneisa - Dalam hal ini sebagai suatu sistem informasi, akuntansi dibutuhkan oleh berbagai pihak, baik pihak internal suatu organisasi maupun pihak eksternal, seperti manejer, pemerintah, masyarakat dan lainnya. Jadi, akan dihasilkan suatu akuntansi pajak yang menjadi dasar untuk menghitung pajak yang terutang. Sehingga perlu di ingat bahwa, akuntansi pajak bukan merupakan "buku ke dua". Maka dapat memahami akuntansi pajak harus memahami terlebih dahulu proses akuntansi serta didukung kemampuan dalam memahami peraturan perpajakan.

Oke itu sedikit sambutan dari admin mengenai Akuntansi Pajak, jadi kita langsung kematerinya. Disimak dengan baik-baik oke.

Pengertian Akuntansi Pajak
Akuntansi bukan hanya kegiatan pencatatan transaksi bisnis perusahaan saja. Akan tetapi pengertian akuntansi lebih luas dari sekedar pencatatan, akuntansi juga meliputi kegiatan menganalisa dan meninterpretasi aktivitas ekonomi suatu perusahaan untuk kemudian dikomunikasikan kepada pengguna laporan akuntansi ialah menyajikan informasi dari suatu ekonomi kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Secara sederhana akuntasni pajak dapat didefinisikan sebagai sistem akuntansi yang mengkalkulasi, menangani, mencatat, bahkan menaganlisa dan membuat strategi perpajakan sehubungan dengan kebijakan-kebijakan ekonomi "transaksi" perusahaan.

Akuntansi pajak adalah akuntansi yang berkaitan dengan perhitungan perpajakan dan mengacu pada peraturan dan perundang-undangan perpajakan beserta aturan pelaksanaannya.

Fungsi Akuntansi Pajak
Adalah mengolah data kuantitatif yang akan digunakan untuk menyajikan keputusan. Oleh karena itu, maka akuntansi harus memenuhi tujuan kualitatif.

Adapun fungsi akuntansi perpajakan adalah mengolah data kuantitatif yang akan digunakan untuk menyajikan laporan keungan yang memuat perhitungan perpajakan.

Tujuan Akuntansi Pajak
Adapaun tujuan kualitatif akuntansi perpajakan adalah sebagai berikut :

  • Relevan
  • Dapat dimengerti
  • Daya uji/verifiability
  • Netral
  • Tepat waktu
  • Daya banding/conparability
  • Lengkap
Teori Akuntansi Pajak
adalah suatu penaralan logis dalam bentuk seperangkat azas atau prinsip yang diakui dalam ketentuan peraturan perpajakan yang merpuakan, yaitu :
  • Kerangka acuan umum untuk menilai praktek-praktek akuntansi
  • Pedoman bagi pengambangan praktek-praktek dan prosedur baru.
  • Dapat dipergunakan untuk menjelaskan praktek-praktek yang sekarang, sedang berjalan tetapi tujuan utamanya adalah mengadakan suatu kerangka acuan untuk menilai dan mengembangkan praktek akuntansi yang sehat.
Peranan Akuntansi Pajak
Peranannya didalam perusahaan adalah siginifikan, yaitu :
  • Memberikan, membuat, perencanaan, dan strategi perpajakan "dalam arti positif"
  • Memberikan analisa dan prediksi mengenai posisi pajak perusahaan dimasa yang akan datang.
  • Dapat menerapkan perlakukan akuntansi atas kejadian perpajakan "mulai dari penilaian. perhitungan, pencatatan, pengakuan" atas pajak dan dapat menyajikannya di dalam laporan komersial maupun laporan fiskal perusahaan.
  • Dapat melakukan pengarsipan dan dokumentasi perpajakan dengan lebih baik sebagai bahan untuk melakukan pemeriksaan dan evaluasi.

Demikianlah sedikit pembasan tentang materi akuntansi pajak, akan tetapi admin tau disini masih banyak kekurangan, sedikit demi sedikit lama-lama jadi..?. oleh karena itu admin minta maaf dan terima kasih sudah berkunjung.
BRAVO




Terima Kasih Kepada google.com , google.co.id , Bing , Yahoo
from HIMAKA UNITRI http://www.himakaunitri.com/2017/10/akuntansi-pajak-pengertian-fungsi.html
Terima Kasih Telah membaca Akuntansi Pajak (Pengertian, Fungsi, Tujuan, Teori, Peranan) pada blog kami Bangsa Jurnal , semoga bermanfaat bagi kita semua

Kamis, 12 Oktober 2017

Pengertian Manajemen Keuangan, Fungsi, Tujuan, Tugas Pokok, Prinsip, dan Ruang Lingkup


Malang, Jawa Timur, Indonesia -  Malam ini kami akan memberikan pembahas materi kuliah tentang "Manajemen Keuangan" yang meliputi dari pengertian sampai ruang lingkup manajemen keuangan dan semoga dengan artikel ini, teman-teman bisa mudah memahaminya, untuk lebih jelasnya mari kita simak diabwah ini

Pengertian Manajemen Keuangan
Adalah aktivitas merencanakan, menganggarkan, memeriksa, mengolah, mengendalikan, mencari atau menyimpan dana yang dimiliki perusahaan atau organisasi.

Fungsi Manajemen Keuangan
Adalah sebagai berikut :

  • Perencanaan kuangan (planning) :Fungsi ini meliputi tentang perencanaan arus kas dan rugi laba.
  • Anggaran (Budgeting) : Fungsi ini meliputi perencanaan menerima dan mengalokasikan anggaran biaya secara efisien dan memaksimalkan dana yang dimiliki.
  • Pengelolaan Keuangan : Fungsi manajemen keuangan dalam penggunaan dana perusahaan untuk memaksimalkan dana yang sudah ada dengan berbagai cara.
  • Pencarian Keuangan : Manajemen keuangan mencari dan mengekspoitasi sumber dana yang sudah ada untuk operasional aktivitas perusahaan.
  • Penyimpanan Keuangan : Dana yang sudah terkumpul disimpan dan diamankan oleh manajemen keuangan.
  • Pengendalian Keuangan (Controlling) : Fungsi ini adalah melaksanakan evaluasi dan juga memperbaiki atas keuangan dan sistem keuangan perusahaan.
  • Pemeriksaan Keuangan (Auditing) : Fungsi ini manajemen keuangan dalam melaksanakan audit di internal terhadap keuangan perusahaan yang ada supaya sesuai dengan kaidah standar akuntansi dan tidak terjadi penyimpangan.
  • Pelaporan Keuangan (Reporting) : Fungsi ini manajemen keuangan menyiapkan laporan informasi tentang kondisi keuangan perusahaan dan analisa rasio laporan keuangan.
Tujuan Manajemen Keuangan
Tujuannya adalah menjadikan nilai perusahaan dapat bernilai tinggi. Hal ini jika suatu saat perusahaan dijual, maka harganya bisa ditetapkan dengan harta yang sangat tinggi.

Tugas Pokok Manajemen Keuangan
Tugas pokok manajemen keuangan adalah :
  • Memperoleh dan perusahaan
  • Menggunakan dana perusahaan
  • Membagi Keuangan atau laba perusahaan
Prinsip Manajemen Keuangan
Prinsip dari manajemen keuangan adalah :
  • Konsistensi (Consistency) adalah prinsip yang mana suatu sistem dan kebijakan keuangan perusahaan sesuai dengan apa yang direncanakan, tidak berubah disetiap periode, tetapi yang harus ditekankan bahwa sebuah sistem keuangan bukan berarti tidak dapat dilaksanakan penyesuaian dan perubahan signifikan didalam perusahaan. Proses keuangan yang tidak teratur bisa jadi tanda jika ada manipulasi pada pengelolaan keuangan perusahaan.
  • Akuntabilitas (Accountability) adalah suatu kewajiban hukum dan moral, dimana melekat disetiap individu, kelompok atau perusahaan dalam memberikan penjelasan bagaimana dan ataupun kewenangan yang telah disampaikan pihak ketiga diepergunakan . Masing-masing pihak harus memberikan penjelasan dalam tentang pemakaian penjelasan dalam tentang pemakian sumber daya dan apa yang telah diraih bentuk pertanggungjawaban kepada yang mempunyai kepentingan, supaya semua tahu bagaiaman kewenangan dan dana yang dimiliki dapat digunakan.
  • Transparasi (Transparancy) adalah sebuah prinsip yang mana masing-masing dalam aktivitas manajemen wajib terbuka, baik didalam memberikan informasi suatu rencana dan semua aktivitas terhadap yang memiliki kepentingan, didalamnya juga laporan keuangan yang wajar, lengkap, tapat waktu dan akurat yang bisa dibuka dengan mudah oleh yang bersangkutan, jika tidak transparan maka akan berakibat pada pennyelewengan dalam aktivitas perusahaan.
  • Kelangsungan Hidup (Viability) adalah prinsip yang mana penekanan terhadap kesehatan keuangan perusahaan terjaga, semua pengeluaran operasional ataupun didalam tingkat yang trategi harus disesuaikan dengan dana yang ada, kelangsungan hidup entitas yaitu ukuran tingkat keamanan dan juga didalam keberlanjutan keuangan perusahaan. Di dalam manajemen perusahaan wajib disusun rencana keuangan yang mana menunjukkan bagaimana perusahaan bisa menjalankan rencana strateginya untuk memenuhi kebutuhan keuangan.
  • Integritas (Integrity) adalah prinsip yang mana masing-masing individu harus mempunyai tingkat integritas yang tinggi didalam melaksanakan aktivitas operasional. Bukan itu saja, didalam mencatat dan melaporkan keuangan wajib menjaga integritasnya dengan kelengkapan dan tingkat keakuratan dalam suatu pencatatan keuangan.
  • Pengelolaan (Stewardship) adalah prinsip yang mana bisa mengelola dengan baik dana yang sudah diperoleh dan didalam memberikan jaminan terhadap dana yang diperoleh tersebut untuk diwujudkan tujuan yang sudah ditetapkan, dalam prakteknya dilaksanakan dengan hati-hati dengan membuat sebuah perencanaan strategi, mengidentifikasi resiko keuangan yang ada serta untuk menyusun dan membuat sistem pengendalian keuangan yang sesuai.
  • Standar Akuntansi (Accounting Standards) adalah suatu sistem akuntansi keuangan yang wajib sama dengan prinsip atau standar peraturan akuntansi yang sudah berlaku dengan tujuan laporan keuangan yang dihasilkan dapat dengan mudah dipahami dan dimengeri dari semua pihak yang mempunyai kepentingan.
Ruang Lingkup Manajemen Keuangan
Ruang lingkup dari manajemen keuangan adalah :
  • Keputusan Pendanaan : Dalam hal ini meliputi kebijakan manajemen dalam mencari dana perusahaan seperti kebijakan menerbitkan obligasi, kebijakan hutang jangka pendek dan jangka panjang perusahaan yang sumbernya di internal ataupun eksternal peruashaan
  • Keputusan Investasi : Kebijakan penanaman modal pada aktiva tetap atau fixed assets misalnya gedung, tanah dan juga peralatan ataupun aktiva finansial dalam bentuk surat berharga misalnya saham dan obligasi atau kegiatan investasi dana di berbagai aktiva.
  • Keputusan Pengelolaan Aset : adalah kebijakan aset yang dimiliki dengan cara efisien untuk meraih tujuan perusahaan.
Dan itulah sedikit materi kuliah tentang "Manajemen Keuangan", juga dalam materi ini pasti masih banyak kekurangan dan kesalahan  baik didalam penulisan, tata cara mengolah kata, untuk itu kami meminta maaf, semoga dengan adanya materi ini teman-teman bisa mendapatkan sedikit ilmu. BRAVO.


Terima Kasih Kepada google.com , google.co.id , Bing , Yahoo
from HIMAKA UNITRI http://www.himakaunitri.com/2017/10/pengertian-manajemen-keuangan-fungsi.html
Terima Kasih Telah membaca Pengertian Manajemen Keuangan, Fungsi, Tujuan, Tugas Pokok, Prinsip, dan Ruang Lingkup pada blog kami Bangsa Jurnal , semoga bermanfaat bagi kita semua

Top